A.
MOTOR
BAKAR
1.
PENGERTIAN
MOTOR BAKAR
Motor
bakar adalah mesin atau pesawat yang mengubah energi kimia dari bahan bakar
menjadi energi mekanik pada gerakan naik turun piston.
Jika
di tinjau dari cara memperoleh energi terminal ini (proses bahan bakar), maka
motor bakar dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu: motor pembakaran luar dan
motor pembakaran dalam.
a) Motor pembakaran luar
Pada motor
pembakaran luar ini, proses pembakaran bahan bakar terjadi di luar mesin itu
sendiri. Misalnya : pada ketel uap dan turbin uap.
b) Motor pambakaran dalam
Pada motor
pembakaran dalam, proses pembakaran bahan bakar terjadi di dalam mesin itu
sendiri. Misalnya : pada turbin gas, motor bakar torak dan mesin propulasi
pancar gas.
Jika
ditinjau berdasarkan penyalaannya, ada dua mesin yaitu motor bakar bensin dan
motor bakar diesel.
a) Motor bakar otto (motor bansin)
Motor bakar otto
(motor bensin) adalah jenis yang paling banyak digunakan terutama pada
kendaraan ringan, seperti : sepeda motor dan mobil.
Jenis motor
bakar ini diciptakan oleh seorang insinyur berkebangsaan Jerman, Nicholas
otto.
b) Motor bakar diesel
Motor diesel ditemukan
oleh Rudolf Diesel, pada tahun 1872. Motor diesel disebut juga dengan
motor penyalaan kompresi karena penyalaan bahan bakarnya diakibatkan oleh suhu
kompresi udara dalam ruang bakar.
2. SIKLUS TERMODINAMIKA
Konversi energi
yang terjadi pada motor bakar torak berdasarkan pada siklus termodinamika. Proses
sebenarnya amat kompleks, sehingga analisa dilakukan pada kondisi ideal dengan
fluida kerja udara.
3. SIKLUS OTTO (SIKLUS VOLUME KONSTAN)
Pada
siklus otto atau siklus volume konstan proses pembakarn terjadi pada volume
konstan, sedangkan siklus otto tersebut ada yang berlangsung dengan 4 (empat)
langkah atau 2 (dua) langkah.
4.
MOTOR
BENSIN
A.
PRINSIP
KERJA MOTOR BENSIN 2 TAK
Motor
dua langkah (2 tak) adalah motor yang menyelesaikan satu siklus dalam dua
langkah torak atau satu putaran poros engkol.
B. PRINSIP
KERJA MOTOR BANSIN 4 TAK
Magsud
langkah pada suatu mesin 4 tak yaitu untuk melakukan kerja diperlakukan 4
langkah, dan hal itu memerlukan proses empat kali naik turun piston, dua kali
rotasi (720 derajat) kruk as atau chankshaft dan satu putaran (360 derajat)
noken as atau chamshaft
Tidak ada komentar:
Posting Komentar